Penyusunan, Pembentukan Serta Pendampingan Unit Bisnis Pengelolaan Kebun Bibit Rumput Laut

Lokasi Kebun Bibit Rumput Laut KP3RL

Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani rumput laut pada awal musim tanam adalah terbatasnya jumlah bibit rumput laut dengan kualitas yang bagus. Masalah ini berusaha diatasi oleh KP3RL melalui pengembangan kebun Bibit. Kebun bibit ini berfungsi ganda, yaitu mengatasi masalah kekurangan bibit dan menjadi sumber pendapat bagi KP3RL.

KP3RL sudah berhasil mengembangkan bibit unggul rumput laut melalui kultur jaringan. Bibit ini memenuhi kriteria mutu yang dibutuhkan bagi budidaya rumput laut. Permasalah saat ini adalah terbatasnya kemampuan mengembangkan pembibitan dalam skala besar. Untuk itu, KP3RL mengembangkan kebun bibit di Teluk Mallasoro, Kabupaten Jeneponto

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan ketersediaan bibit rumput laut jenis Euchemacottonii sesuai jumlah dan kualitas yang dibutuhkan. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan keuangan KP3RL. Adapun langkah-langkah pengelolaan kebun bibit rumput laut adalah:

  1. Penyiapan lahan
  2. Pengadaan dan perawatan peralatan
  3. Pembuatan bentangan baru
  4. Pembaruan bibit
  5. Pemeliharaan dan penyebarluasan bibit.

Kegiatan yang telah dilaksanakan :

  1. Pemeliharaan tali-temali bentangan budidaya rumput laut di Lokasi-1. Pemeliharaan bibit rumput laut belum dapat dilakukan di Lokasi-1 berhubung pada musim angin timur saat ini kondisi ombak yang sangat tinggi di lokasi tersebut. Oleh karena itu disiapkan konstruk sikebun bibit baru di Lokasi-2 yang berada di dalam Teluk Mallasoro.
  2. Pengadaan tali untuk konstruk sikebun bibit di Lokasi-2 (Gambar 2).
  3. Perangkaian tali-temali untuk bentangan budidaya rumput laut di Lokasi-2 (Gambar 3). Tali bentangan budidaya yang sudah dirangkai sebanyak 400 tali bentangan.
  4. Penyiapan konstruk sikebun bibit di Lokasi-2yang kondisi perairannya lebih tenang karena terlindung (Gambar 4). Lokasi-2 dapat dipasangi 400 tali bentangan.
  5. Pembuatan pondok pembibitan rumput laut (Gambar 5).
  6. Pengikatan bibit rumput laut (Gambar 6&Gambar 7).
  7. Pemasangan bibit rumput laut di lokasi budidaya (Gambar8&Gambar9). Bibit rumput laut yang telah terpasang sebanyak 200 bentangan.
  8. Pemantauan pertumbuhan bibit rumput laut (Gambar10).
Gambar 2 Sebahagian tali yang disiapkan untuk konstruksi di Lokasi-2
Gambar 2 Sebahagian tali yang disiapkan untuk konstruksi di Lokasi-2

 

Gambar 3. Sebahagian tali bentangan budidaya untuk Lokasi-2
Gambar 3. Sebahagian tali bentangan budidaya untuk Lokasi-2

 

Gambar 4. Lokasi budidaya rumput laut KP3RL, ditandai dengan pelampung berwarna merah
Gambar 4. Lokasi budidaya rumput laut KP3RL, ditandai dengan pelampung berwarna merah

 

Gambar 5. Pondok pembibitan rumput laut KP3RL
Gambar 5. Pondok pembibitan rumput laut KP3RL

 

Gambar 6. Pengikatan bibit rumput laut
Gambar 6. Pengikatan bibit rumput laut

 

Gambar 7. Sebahagian bibit rumput laut yang sudah diikat
Gambar 7. Sebahagian bibit rumput laut yang sudah diikat

 

Gambar 8. Pengangkutan bibit kelokasi budidaya
Gambar 8. Pengangkutan bibit kelokasi budidaya

 

Gambar 9. Bibit rumput laut yang telah terpasang di lokasi budidaya
Gambar 9. Bibit rumput laut yang telah terpasang di lokasi budidaya

 

Gambar 10. Rumput laut di lokasi budidaya pada usia budidaya 14 hari
Gambar 10. Rumput laut di lokasi budidaya pada usia budidaya 14 hari
BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on PinterestShare on RedditShare on TumblrShare on VKPrint this page

Silahkan komentar dengan santun

Comments